Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke‑68 Provinsi Riau, Pemerintah Provinsi Riau menyelenggarakan Roadshow Gebyar Kemudahan Perizinan Berusaha 2025 yang berlangsung pada 4 Agustus 2025 di Mall SKA Pekanbaru. Kegiatan ini dirancang untuk mempercepat proses legalisasi usaha bagi pelaku UMKM dengan layanan langsung seperti penerbitan NIB, sertifikasi halal mandiri, pendaftaran HKI, SNI, hingga izin edar BPOM, semua dalam rangka membangun daya saing UMKM lokal.
1. Latar Belakang & Tujuan
Dengan komitmen Gubernur Abdul Wahid, Pemprov Riau menekankan pentingnya dukungan nyata terhadap pelaku UMKM yang menghadapi berbagai hambatan, mulai dari perizinan hingga akses pembiayaan dan sertifikasi halal Riauin. Roadshow ini menjadi bentuk nyata dalam mempercepat proses legalisasi, memudahkan kemitraan, dan menjembatani UMKM untuk bersaing baik di pasar nasional maupun internasional.
2. Layanan yang Disediakan
-
Penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB) secara langsung, meningkatkan legalitas dan kemudahan akses bisnis
-
Sertifikasi Halal secara mandiri (self-declare) sebagai upaya memperluas akses pasar halal dan meningkatkan kredibilitas produk
-
Pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI) untuk melindungi inovasi dan mendorong profesionalitas usaha
-
Fasilitasi sertifikasi SNI dan izin edar BPOM untuk memenuhi standar mutu dan izin distribusi produk
3. Dampak & Statistik
Secara internal, Pemprov mencatat bahwa kegiatan pendampingan dan fasilitasi ini telah menjangkau sekitar 200 UMKM yang menerima legalitas usaha berupa NIB, HKI, dan sertifikasi halal dalam periode sebelumnya. Selain itu, telah terjalin kemitraan antara usaha besar dan UMKM sejumlah 856 UMKM bermitra dengan 35 perusahaan, menghasilkan nilai kontrak Rp 37 miliar dan menyerap 2.354 tenaga kerja lokal.
4. Komitmen Pemerintah & Dukungan Sistem
Pemerintah pusat, melalui BKPM dan Menteri Investasi Bahlil Lahadalia, secara aktif mendorong implementasi OSS (Online Single Submission) sebagai sistem satu pintu yang mempermudah dan mempercepat perizinan usaha gratis bagi UMKM . Di tingkat lokal, DPMPTSP Riau menyiapkan layanan OSS mandiri, prioritas, dan lokasi perbantuan disertai petugas khusus agar proses semakin efisien.
5. Tantangan & Harapan ke Depan
Meskipun kemudahan perizinan sudah ditingkatkan, tantangan masih muncul dari segmen UMKM yang belum sadar pentingnya legalitas. Beberapa masih menganggap NIB hanya untuk perusahaan besar, padahal legalitas justru mempermudah akses pembiayaan, pemasaran, dan kemitraan strategis . Oleh karena itu, dibutuhkan edukasi dan pendampingan berkelanjutan untuk menjangkau pelaku usaha yang belum terlayani.
Kesimpulan
Kegiatan roadshow perizinan ini bukan sekadar seremoni HUT ke‑68 Riau, melainkan langkah strategis menyentuh akar UMKM untuk mendapatkan akses legalitas, sertifikasi, dan fasilitas pendukung. Dengan sistem OSS yang terintegrasi serta kolaborasi lintas sektor mulai dari DPMPTSP hingga dunia usaha besar, harapan tumbuhnya UMKM yang maju, naik kelas, dan mampu bersaing global bukanlah sekadar mimpi.
Sumber : goriau