Kegiatan KUKM Fest 2025 yang digelar di halaman Kantor Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bukan hanya menjadi ajang promosi produk usaha mikro dan koperasi, tetapi juga simbol komitmen pemerintah dalam mengembangkan ekonomi daerah. Acara ini sukses berlangsung selama dua hari dan diakhiri secara resmi oleh Plt Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Muslim El Hakim Kurniawan, pada Rabu (16/07/2025). Penutupan ini bukanlah akhir, melainkan awal dari semangat baru bagi pelaku UMKM dan koperasi untuk terus bertumbuh di tengah tantangan era digital dan globalisasi.

Menguatkan Komitmen Pemerintah Daerah untuk UMKM dan Koperasi

Dalam sambutannya, Plt Kadis KUKM menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan KUKM Fest 2025, mulai dari pelaku UMKM, koperasi, sponsor, hingga panitia acara. Kehadiran Menteri Koperasi dalam pembukaan acara menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah pusat pun serius mendukung geliat ekonomi kerakyatan di daerah.

Kegiatan ini menjadi bentuk nyata sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat untuk meningkatkan kontribusi UMKM dan koperasi dalam pembangunan ekonomi daerah. “InsyaAllah KUKM Fest 2025 ini membawa manfaat besar, terutama bagi pelaku UMKM dan koperasi di Kepulauan Bangka Belitung,” ujar Muslim El Hakim.

KUKM Fest sebagai Wadah Inovasi dan Kreativitas

Tak hanya menjadi ajang pameran produk, KUKM Fest 2025 juga diisi berbagai kegiatan menarik, seperti lomba fashion show dan menyanyi solo yang diikuti oleh pelajar dan masyarakat. Hal ini menunjukkan bahwa pemberdayaan ekonomi juga bisa berjalan beriringan dengan penguatan budaya, seni, dan potensi generasi muda.

Melalui kegiatan ini, masyarakat diajak untuk lebih mengenal produk lokal sekaligus menumbuhkan kebanggaan terhadap hasil karya anak negeri. KUKM Fest bukan hanya festival bisnis, melainkan ruang kolaborasi dan pembelajaran yang inklusif.

Pesan Penting untuk Pelaku Usaha dan Generasi Muda

Dalam pesannya kepada peserta lomba, Plt Kadis KUKM menekankan pentingnya semangat belajar dan adaptasi terhadap perubahan zaman. Ia menyampaikan bahwa kemenangan bukanlah akhir, dan kekalahan bukanlah kegagalan. Semua peserta didorong untuk terus meningkatkan kapasitas dan keterampilan agar tetap relevan di tengah tantangan digitalisasi.

“Kita semua harus terus meng-upgrade diri agar tidak tertinggal dengan perubahan yang sangat cepat saat ini,” tegasnya.

 Pesan ini mencerminkan urgensi pembinaan berkelanjutan bagi UMKM dan koperasi agar mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif.

Dampak Strategis KUKM Fest 2025 untuk Ekonomi Daerah

Kegiatan seperti KUKM Fest dapat memberikan multiplier effect bagi perekonomian daerah. Selain mendorong konsumsi produk lokal, acara ini juga membuka peluang kolaborasi antar pelaku usaha, memperluas jaringan pemasaran, dan meningkatkan literasi digital bagi UMKM.

Menurut data Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia, sektor UMKM menyumbang lebih dari 60% terhadap PDB nasional dan menyerap lebih dari 97% tenaga kerja di Indonesia . Oleh karena itu, kegiatan pemberdayaan seperti ini menjadi sangat strategis untuk menciptakan ekosistem ekonomi yang tangguh dan berkelanjutan.

Penutupan yang Penuh Semangat dan Harapan

Penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba menjadi simbol semangat positif yang dibawa oleh acara ini. Masyarakat menyambutnya dengan antusias, dan para pelaku UMKM merasa lebih percaya diri untuk terus berkarya.

Dengan semangat kolaborasi yang kuat, KUKM Fest 2025 diharapkan menjadi tradisi tahunan yang tidak hanya meriah secara seremonial, tetapi juga membawa dampak nyata bagi kemajuan UMKM dan koperasi di Bangka Belitung.

Kesimpulan

KUKM Fest 2025 menjadi bukti bahwa perhatian pemerintah daerah terhadap UMKM dan koperasi terus meningkat. Melalui festival ini, tidak hanya ekonomi yang tumbuh, tetapi juga semangat, kreativitas, dan kolaborasi masyarakat. Diharapkan, kegiatan ini dapat menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi inklusif dan memperkuat identitas daerah sebagai pusat UMKM yang tangguh dan berdaya saing.

Sumber : kukm babelprov